CALIFORNIA - Bulan tampak seperti bongkahan batu mati yang dingin di luar angkasa, dikutip inews. Meskipun tampak seperti batu mati, bulan mungkin memiliki aktivitas tektonik.
Temuan ahli geologi mengungkap petunjuk aktivitas tektonik di sisi dekat Bulan. Bukti adanya aktivitas tektonik di sisi terdekat Bulan terlihat di punggung bukit.
“Ada asumsi Bulan sudah lama mati tapi kami terus menemukan itu bukan masalahnya. Dari paper ini tampak Bulan mungkin masih berderit dan pecah, berpotensi di masa sekarang dan kita bisa melihat bukti di punggung bukit ini,” kata ahli geologi planet Peter Schultz dari Brown University.
Bulan masih bergemuruh sudah diketahui sejak era Apollo. Seismometer yang ditempatkan di permukaan Bulan oleh astronot Apollo beberapa dekade lalu secara tak terduga mengungkapkan gempa Bulan lemah jauh di bawah permukaan dan gempa tektonik dangkal di keraknya.
Ahli geologi menyimpulkan gempa Bulan purnama adalah hasil interaksi gravitasi dengan Bumi, yang menempatkan banyak tekanan pada Bulan. Gempa Bulan dangkal sedikit lebih sulit dijabarkan.