JAKARTA - Google menutup semua kantornya di China untuk sementara karena wabah virus korona. Kantor di Hong Kong dan Taiwan juga ditutup untuk sementara. Virus korona dikabarkan sudah menyebar di dua negara tersebut.
Dilansir The Verge, Kamis (30/1/2020), Google mengungkapkan rencana penutupan tersebut karena mengikuti peraturan Pemerintah China. Google juga membatasi perjalanan karyawannya ke China.
Sebagai pasar internet terbesar di dunia dan pusat manufaktur, perusahaan teknologi di berbagai belahan dunia secara rutin melakukan perjalanan ke dan dari China. Hampir setiap perusahaan besar di industri teknologi bahkan memiliki kantor di Negeri Tirai Bambu.

Meskipun Google tidak mengoperasikan banyak layanan web paling populer di China, perusahaan itu mempertahankan empat kantor resmi di negara itu.
Virus korona beberapa waktu belakangan tampaknya semakin luas. Virus korona menyebar di luar China yakni Thailand, Jepang, Hong Kong, Singapura, Taiwan, Australia, Macau, Malaysia, Prancis, Amerika, Jerman, Korea Selatan, Arab Saudi, Kanada, Vietnam, Kamboja, Filandia, Nepal, dan Sri Lanka.
Pasien yang terinfeksi virus korona hingga saat ini mencapai 7.783 orang yang terinfeksi. Untuk pasien yang meninggal mencapai 170 orang.
(Ahmad Luthfi)