JAKARTA - Langkah pemberian Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) khusus pada golongan kendaraan elektrifikasi dilakukan oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Konfirmasi didapat langsung Okezone dari Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Brigjen Pol Halim Pagara, pada Rabu (29/1/2020).
Nantinya pelat nomor kendaraan listrik, akan mendapat tambahan warna biru pada bagian bawah, yang biasanya tercantum angka masa berlaku TNKB. Pemberian warna tersebut bisa menjadi petunjuk kepada lembaga lain terkait sejumlah insentif seperti bebas parkir, bebas ganjil genap, maupun bentuk keuntungan lainnya.

Halim menyebut penentuan warna ini tidak mengubah Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 5 Tahun 2012, khususnya Pasal 39 ayat 3 soal Warna TNKB. "Itu adalah hasil rekomendasi dari forum group discussion (FGD) Korlantas dan disetujui pemberian warna khusus untuk penanda adalah warna biru," katanya melalui pesan singkat kepada Okezone.
Menurutnya lagi, pemilihan warna biru juga menyesuaikan program Pemerintah RI melalui Perpres Nomor 55 Tahun 2019, terkait percepatan penerapan kendaraan elektrifikasi berbasis baterai (BEV). Hal tersebut memiliki tujuan mengurangi pemanasan global atau biasa disebut sebagai program langit biru.
Peraturan warna TNKB ini akan diberlakukan untuk kendaraan berbasis listrik penuh, baik kendaraan berjenis elektrifikasi hybrid atau PHEV tidak bisa memakai pelat ini. Kebijakan ini sebelumnya sudah melalui pembahasan dengan pemangku kepentingan lain, seperti Direktorat Jenderal Kementerian Perhubungan Darat.
Kewenangan untuk melakukan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor oleh Korlantas Polri, berujung pada penerbitan dokumen berkekuatan hukum berupa BPKB dan STNK. Dokumen tersebut menjadi legitimasi yang sah terkait kepemilikan kendaraan bermotor dan operasionalnya di jalan raya.

Kendaraan listrik sendiri sudah mendapat tempat khusus di benak pemangku kepentingan daerah. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri belakangan sudah menerapkan pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Baru (BBN-KB) khusus untuk EV. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan minat bagi konsumen untuk mulai melirik produk kendaraan berbasis baterai penuh.
(Mufrod)