Hammam kemudian menekankan bahwa karhutla merupakan bencana yang selalu terjadi setiap tahunnya di sebagian wilayah Indonesia.
Fenomena ini bahkan tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga di negara lainnya.
Menurutnya, sinergi semua pihak diperlukan untuk upaya pencegahan bencana karhutla.
"Ini harus membangun seluruh unsur dan komponen terkait penanggulangan bencana sebagai negara yang tangguh bencana," kata Hammam.
Hammam pun mencontohkan karhutla yang kini terjadi di Australia, penanggulangan di negara itu hanya mengandalkan water bombing.
"Di Australia, bisa kita lihat penanganan karhutla dilakukan dengan water bombing. Dari berbagai media yang kita cermati, hasilnya tidak signifikan. Water bombing lebih berat karena kita harus mematikan api," tutur Hammam.
Berkaca dari peristiwa karhutla yang terjadi di Canberra Australia, Hammam menyebut bahwa TMC perlu dilakukan guna mencegah terulangnya bencana karhutla yang melanda provinsi Riau, Sumatra Selatan, Jambi dan beberapa wilayah lainnya.
(Ahmad Luthfi)