LONDON - Strategi membangun lini kendaraan elektrifikasi disampaikan oleh Volvo pada pekan ini. Produsen asal Swedia tersebut mengonfirmasi adanya rencana pengembangan generasi ketiga model Volvo XC90, sebagai kendaraan elektrifikasi baterai penuh (EV) serta model bermesin hybrid.
Pengembangan menuju tahap produksi dari generasi terbaru model Volvo XC90 ini akan menggunakan platform SPA, yang sudah mendapat peningkatan. Seperti dilansir dari laman Autocar, CEO Volvo Hakan Samuelsson menyebut lini keluarga XC90 akan menjadi proyek pertama selepas penyegaran platform SPA tersebut.

Samuelsson juga menyebut model masa depan Volvo, termasuk XC90 akan ditawarkan dengan "Teknologi kendaraan otonom tingkat tinggi, yang berfungsi khusus di jalur bebas hambatan." Namun, teknologi tersebut akan meyesuaikan regulasi terkait kewajiban kendali kendaraan oleh pengemudi yang berlaku di Eropa.
Penggunaan teknologi seperti plug-in hybrid maupun teknologi hybrid ringan dengan mesin bensin, juga jadi pilihan pengembangan oleh Volvo. Keputusan mengenai pemilihan rangkaian teknologi hybrid tersebut penting, karena Volvo akan menghentikan total produksi unit Volvo XC90 bermesin konvensional.