Drone telah dikembangkan sejak 2015 dan rencananya diproduksi pada 2022. Drone ini akan digunakan oleh TNI AU untuk 11 pangkalan drone guna meningkatkan keamanan negara, terutama di wilayah perbatasan, daratan dan perairan yang rawan gangguan kejahatan.
Satu pangkalan pesawat tanpa awak memerlukan tiga unit pesawat, satu untuk operasional, satu untuk siaga dan satu untuk perawatan.
Selain digunakan di dalam negeri, BPPT berharap pesawat terbang tanpa awak tersebut dapat dijual ke konsumen luar negeri.
(Ahmad Luthfi)