Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menguak Mobil Matik yang Terendam Banjir Tidak Boleh Langsung di Starter

Mufrod , Jurnalis-Kamis, 02 Januari 2020 |12:16 WIB
Menguak Mobil Matik yang Terendam Banjir Tidak Boleh Langsung di Starter
Mobil terendam banjir (foto: Okezone/Heru Haryono)
A
A
A

JAKARTA - Banyaknya mobil yang terendam banjir di Jakarta, membuat pemilik yang ingin langsung mengamankan mobilnya ke tempat aman. Namun untuk melakukan evakuasi mobil dengan transmisi matik ke tempat aman tidak boleh langsung di hidupkan.

Menurut Hermas Prabowo dari Worner Matic, mobil dengan transmisi matic seluruh pengendaliannya mengandalkan sistem elektrical. Sehingga jika terjadi korsleting setelah mobil terendam banjir, akan berpengaruh pada kerusakan yang lebih parah.

 mobil matik terendam banjir

Terjadinya korsleting sendiri membuat sistem yang menyokong perangkat transmisi matik, akan mati dan membuat kerusakan pada beberapa komponen yang terdapat di dalam transmisi matik. Karenya untuk mengevakuasi mobil dengan transmisi matik perlu dilakukan beberapa tahapan, diantaranya:

 Mobil terendam banjir matik

1. Pindahkan tuas gear ke posisi netral dengan cara menekan tombol shift lock yang ada di bagian tuas transmisi. Pada model manual, gunakan kunci starter untuk mengaktifkan shift lock agar tuas transmisi bisa berpindah ke posisi netral.

2. Jangan menyalakan mesin dengan cara menstarter mobil karena bisa berdampak terjadinya korsleting.

3. Lepas konektor pada baterai atau aki mobil untuk memutus arus listrik pada mobil. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya arus yang tersalurkan ke mobil.

 Mobil terendam banjir

4. Dorong mobil ke tempat lebih aman, dan angkut mobil ke bengkel menggunakan towing atau mobil derek. Pastikan memilih bengkel spesialis transmisi matik, agar biaya perbaikan tidak membengkak.

(Mufrod)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement