LONDON - Mengemudi dengan kecepatan rendah ternyat berdampak pada terjadinya kecelakaan di jalan raya maupun jalan bebas hambatan. Bahkan di Inggris terdapat 26 orang mengalami luka parah dan dua tewas, akibat pengemudi yang berkendara dengan kecepatan rendah.
Korban luka ringan berdasarkan data yang dilansir Daily star menyebutkan sebanayk 123 orang juga mengalami luka ringan. Dampak pengemudi yang melajukan kendaraannya dengan kecepatan rendah turut memicu terjadinya kemacetan, karena kendaraan di belakangnya ikut melambat.

Hal tersebut, memancing emosi pengemudi lain yang berada di jalur belakangnya untuk melakukan manuver mendahului.

Kondisi tersebut justru berdampak dari terjadinya kecelakaan, dimana saat bermanuver pengemudi yang tengah melaju dengan kecepatan berdasarkan standar maksimum bisa menabrak pengemudi yang melakukan manuver.