JAKARTA - Menerobos genangan air kerap dilakukan oleh pengendara mobil, saat berkendara di musim hujan. Dalam beberapa situasi, genangan air yang dilintasi oleh pengguna kendaraan tersebut sampai merendam komponen kendaraan seperti kaki-kaki maupun rem.
Pengemudi mobil sendiri wajib memperhatikan kondisi rem usai mengambil keputusan untuk menerobos genangan air. Kondisi basah akibat kampas serta piringan rem yang terendam air, berpotensi mengurangi kemampuan kinerja komponen tersebut dalam menahan laju kendaraan.

Untuk menghindari risiko tersebut, pengemudi diharapkan tidak langsung menginjak gas secara penuh selepas melewati genangan air. "Sebaiknya melaju dalam kecepatan cukup rendah sembari mengecek kondisi pengereman dengan diinjak berulang secara pelan," ujar Technical Service Division Head Astra Daihatsu Motor (ADM), Anjar Rosjadi.
Pengecekan fungsi rem selepas melintasi genangan air bisa dilakukan segera, dengan laju kendaraan di bawah 10 Kpj. Dalam kondisi tersebut pengemudi bisa secara berulang menginjak pedal rem untuk mendapat kepastian kondisi rem berjalan dengan baik.