JAKARTA- SpaceX berhasil meluncurkan satelit Kacific 100 Mbps. Satelit tersebut akan menyediakan layanan seluler dan konektivitas broadband ke daerah-daerah tepencil di 25 negara kawasan Asia Pasifik.
Dilansir dari laman ZDnet, Selasa (17/12/2019) negara-negara tersebut diantaranya yakni Samoa Amerika, Bangladesh, Bhutan, Brunei, Kepulauan Cook, Timor Timur, Negara Federasi Mikronesia, Fiji, Polinesia Prancis, Guam, Indonesia, Kiribati, Malaysia, Myanmar, Nepal, Selandia Baru, Niue , Kepulauan Mariana Utara, Papua Nugini, Filipina, Samoa, Kepulauan Solomon, Tonga, Tuvalu, dan Vanuatu.
Satelit Kacific 100 memiliki dua muatan yang disebut Kacific1 dan JCSAT-18. Satelit diluncurkan menggunakan roket Falcon9 pada pukul 19.00 waktu setempat dari Cape Canaveral, Florida. Produksi satelit oleh Boeing ini telah dimulai pada 2017. Satelit ini didasarkan pada 702 satelit Boeing dari produsen aerospace.

Baca Juga: Instagram Luncurkan Fitur Baru Cegah Caption Negatif