Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Antisipasi Bencana, Ilmuwan Miliki Teknik Ubah Lintasan Asteroid

Gilang Adya Chandra , Jurnalis-Rabu, 20 November 2019 |06:03 WIB
Antisipasi Bencana, Ilmuwan Miliki Teknik Ubah Lintasan Asteroid
(Foto: ExtremeTech)
A
A
A

JAKARTA - Sebuah gambar grafis menunjukkan wahana NASA Double Asteroid Redirection Test (Dart) yang mendekati asteroid bernama Didymos B.

Dikutip dari Pressreader, para ilmuwan telah mendesak pemerintah untuk mendanai sebuah misi untuk mencari tahu apakah asteroid dapat didorong dari lintasannya untuk menghindari tabrakan dengan Bumi.

European Space Agency (ESA) telah bekerjasama dengan NASA untuk operasi pertahanan planet pertama. Ini bertujuan untuk mempelajari efek menabrak batu kecil yang dijuluki "Didymoon" yang mengorbit asteroid yang disebut Didymos A.

Misi Aida, yang merupakan kependekan dari Asteroid Impact & Deflection Assessment, terdiri dari pesawat ulang-alik Double Asteroid Redirection Test (Dart). Ini akan menabrak satelit kecil dan pesawat ESA Hera yang kemudian akan mempelajari dampaknya.

Akan tetapi, perlu persetujuan pertemuan para menteri di Seville akhir bulan ini untuk memutuskan proyek pendanaan di masa depan.

Para ilmuwan telah mendesak pemerintah untuk mendanai sebuah misi untuk mencari tahu apakah asteroid dapat didorong dari lintasannya.

Baca juga: NASA Ungkap Exoplanet Paling Gelap yang Pernah Ditemukan

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement