Sementara itu, mobil yang melaju pada kecepatan 32km/jam atau kecepatan 48km/jam, memungkinkan terjadinya tabrakan sebesar 89% seperkian waktu.

Hal ini kemudian menjadi peringatan untuk para produsen dan bagi konsumen, bahwa teknologi ini memiliki batasan yang tidak dapat dijangkau baik bagi pengemudi maupun pejalan kaki.
Untuk itu, jangan pernah sekalipun mengalihkan pandangan Anda apabila sedang menyebrang dan jangan pula mengandalkan mobil yang dilengkapi sistem canggih untuk menghindari tabrakan, lagi-lagi baik pengemudi dan pejalan kaki harus selalu berhati-hati.
(Mufrod)