Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Memilih Ukuran Helm, Richard: Kalau Sempit Tandanya Aman

Medikantyo , Jurnalis-Sabtu, 10 Agustus 2019 |21:15 WIB
Memilih Ukuran Helm, Richard: Kalau Sempit Tandanya Aman
Pilihan Ukuaran Helm Beragam (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Konsumen kerap memilih ukuran yang lebih longgar saat memutuskan untuk membeli helm baru. Hal tersebut dilakukan dengan alasan untuk memberi kenyamanan saat menggunakan pelindung kepala ketika berkendara ataupun menjadi penumpang.

Ternyata hal tersebut tergolong sebagai salah satu kesalahan mendasar ketika memilih helm yang tepat untuk digunakan sehari-hari. Kelonggaran helm justru dapat menimbulkan potensi bahaya dalam situasi seperti kecelakaan lalu lintas.

Kelonggaran helm tersebut bisa membuatnya terlepas, seandainya pengendara atau penumpang kehilangan keseimbangan sehingga terjatuh dari motor. Sehingga, helm tersebut tidak memberi perlindungan secara penuh sesuai dengan tujuan pemakaiannya.

 Helm motor

Hal tersebut disayangkan oleh Executive Director RSV Helmets, Richard Ryan. Ia justru menekankan rasa sempit yang dirasakan pengguna sebagai tanda helm tersebut aman dipakai berkendara. "Tandanya ketika dilihat bercermin, bagian pipi sedikit naik," ujarnya kepada Okezone Otomotif.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement