JAKARTA- Semakin maraknya teknologi sekarang ini juga diiringi dengan ramainya serangan siber. Salah satu serangan yang berbahaya yakni pishing dimana sang hacker mampu berpura-pura menjadi orang lain dan berusaha mengelabui korban untuk menyerahkan data pribadinya.
Menurut keterangan resmi dari Facebook yang diterima Okezone, Selasa (9/7/2019) ada banyak bentuk pishing diantaranya yakni pesan teks, email, profil media sosial, pos dan web palsu. Modus para pelaku pishing biasanya mengaku berasal dari perusahaan ternama atau juga berpura-pura sebagai orang yang korban kenal. Para pelaku mencoba untuk memberikan kata sandi atau nomor kartu kredit.

Baca Juga: Facebook dan Instagram Minta Maaf soal Gangguan Layanan Media Sosial
Facebook pun membagikan beberapa taktik yang biasanya dilakukan oleh pelaku pishing. Ini dapat dijadikan pedoman untuk terhindar dari serangan ini. Beberapa hal yang paling umum yakni penawaran diskon dengan harga rendah dan waktu terbatas. Informasi tersebut mungkin mengandung tautan ke
peritel online palsu dan membuat Anda melakukan pembelian. Tetapi ketika Anda mengkliknya, Anda diarahkan ke situs web palsu atau dibuat mengunduh malware yang mencuri informasi. Seringkali pesan phishing ini meminta Anda untuk melakukan tindakan segera atau memberikan data pribadi, seperti kata sandi atau nomor kartu kredit.