Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Smart City, Smart Building dan Pemindahan Ibu Kota di Era Revolusi Industri 4.0 (2)

Smart City, Smart Building dan Pemindahan Ibu Kota di Era Revolusi Industri 4.0 (2)
Smart City (Foto: Security Intelligence)
A
A
A

Robotik

Kolaborasi manusia-robot dapat menambah kota, pekerjaan, kesehatan dan kehidupan sosial di kota pintar masa depan. Mengintegrasikan robot di ruang kota dengan cepat mengubah beberapa kota paling berteknologi maju menjadi kota pintar yang nyata. Kota-kota seperti Dubai, Tokyo dan Singapura adalah contoh bagaimana robot di dunia nyata dapat hidup berdampingan dengan manusia. Ahli di bidang Robotika positif tentang manfaat kerja robot dapat membawa manfaat kepada masyarakat di berbagai bidang. Kolaborasi manusia-robot perlu menimbang dua hal: Bagaimana robot bekerja dan bagaimana manusia memutuskan untuk menggunakan robot.

Pada tahun 2020, Jepang akan memperkenalkan taksi robot untuk para wisatawan yang bepergian ke negara tersebut selama Olimpiade. Kursi pintar akan disiapkan di bandara untuk atlet Paralimpiade . Dan robot sosial akan berinteraksi dengan manusia dalam 20 bahasa yang berbeda. Robot dengan fungsi sosial penerjemah akan membantu orang-orang asing yang berkomunikasi dengan penduduk setempat di Jepang. Hal ini mungkin terdengar bagian dari film fiksi ilmiah. Namun, itu adalah kenyataan yang akan dialami segera oleh banyak pengunjung di Tokyo.

Proyek kota pintar Dubai mencakup bekerja robot sosial dalam pelayanan publik, cara yang sama dilakukan di kota Rotterdam, Belanda Dubai juga menggunakan robot dalam sistem pengawasan dan kebijakan, dan sistem transportasi, sesuatu yang Dubai harapkan untuk memiliki minimal 25 persen otomatisasi pada tahun 2030 menuju tujuan yang lebih besar pada tahun 2050.

 Smart City, Smart Building dan Pemindahan Ibu Kota di Era Revolusi Industri 4.0

Taksi terbang Dubai dikembangkan oleh firma drone jerman, Velocopter dan diuji di wilayah udara Dubai pada 2017. Seorang perwira polisi humanoid juga merupakan bagian dari rencana Dubai. Setelah percobaan selesai, Dubai akan menggantikan 25 persen dari kekuatan polisi dengan polisi robot pada tahun 2030.

Di Singapura, rencana pemerintah nasional dalam memperkenalkan robot sebagai ekstensi fisik untuk manajemen dan kota kontrol sistem yang ada. Setelah diuji kemungkinan ini selama bertahun-tahun sekarang dan bekerjasama dengan Airbus helikopter bus antar-jemput yang driverless, robot digunakan sebagai Singapura Post Delivery melalui drone. Hotel di Singapore juga menggunakan layanan robot untuk membersihkan kamar dan layanan kamar. Selain itu, seorang pilot saat ini sedang mengevaluasi bagaimana robot dapat digunakan untuk pendidikan pra-sekolah dalam waktu dekat.

Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR)

Untuk pengembangan kota pintar, teknologi yang mendalam seperti Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) merupakan komponen kunci dari Revolusi Industri keempat. VR dan AR memerlukan sejumlah besar data dan mereka membutuhkannya dengan cepat untuk memberikan VR dan AR pengalaman bergerak. Untuk ini, pentingnya mendapatkan kesiapan jaringan 5G di ibukota baru adalah langkah pertama untuk menjamin keberhasilan teknologi ini.

Setelah jaringan 5G terpasang di Ibukota baru, kita dapat berharap untuk hidup di sebuah dunia yang tadinya hanya mungkin di bidang fiksi beberapa tahun yang lalu. Sekarang, menjadi sebuah kenyataan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement