"Kami sangat menyesal tidak dapat membantu para pekerja pabrik Cowley Mini, kita sebelumnya sudah berusaha berhati-hati dalam menghadapi kekacauan dari keputusan pemerintah, namun langkah yang telah dilakukan tetap tidak bisa mencegah penutupan pabrik," kata Hayes seperti dikutip dari Carscoops, Rabu (3/4/2019).

Produsen MINI sendiri telah menghentikan kegiatan pabrik pada 29 Maret kemarin, yang seharusnya langkah tersebut dilakukan pada akhir tahun ini.
BMW sendiri telah berbicara kepada Pemerintah Inggris terkait langkah yang dilakukan keluar dari Uni Eropa. Risiko yang akan dilakukan BMW yakni akan memindahkan seluruh fasilitas pabrik yang dimilikinya pindah ke Belanda.
(Mufrod)