Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Astronom Deteksi Cincin Debu di Jantung Tata Surya

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Jum'at, 15 Maret 2019 |10:01 WIB
Astronom Deteksi Cincin Debu di Jantung Tata Surya
(Foto: Mary Pat Hrybyk-Keith/NASA)
A
A
A

JAKARTA - Tata Surya dipenuhi debu dari asteroid dan komet yang hancur, tetapi hanya beberapa planet yang diberi cincin berbintik. Baik Venus dan Bumi dikawal mengelilingi Matahari oleh sekelompok materi kosmik.

Dilansir dari laman Science Alert, sebuah penelitian baru telah mengidentifikasi jejak debu kosmik halus yang sangat besar di orbit Merkurius, membentuk cincin seluas hampir 15 juta kilometer (9,3 juta mil).

Tanpa diketahui, tampaknya Merkurius telah mengarungi lautan materi purba ini, tiga kali lebih besar dari dirinya sendiri, untuk kemungkinan dalam waktu miliaran tahun.

"Orang-orang berpikir bahwa Merkurius, tidak seperti Bumi atau Venus, terlalu kecil dan terlalu dekat dengan Matahari untuk menangkap cincin debu," kata Guillermo Stenborg, seorang ilmuwan di Naval Research Laboratory.

 

"Mereka berharap bahwa angin matahari dan gaya magnet dari Matahari akan meniup debu berlebih pada orbit Merkurius," imbuh dia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement