JAKARTA- Banyak orang saat ini mulai mengadopsi gaya hidup sehat. Dari mulai menjaga makanan sehat, pola makan, dan olahraga. Beberapa dari mereka juga memantau kegiatan fisik dari jam tangan pintar, dari mulai olahraga, siklus tidur, dan kilometer yang ditempuh.
Sayangnya, dalam penelitian baru-baru ini menunjukan bahwa sebagian besar dokter di Amerika tidak terlalu suka menggunakan data teknologi tersebut.
Dilansir dari laman Android Pit, Rabu (30/1/2019), penelitian tersebut dilakukan oleh Kantar di Amerika Serikat. Para dokter menyarankan agar pengguna tidak boleh secara sepenuhnya mempercayakan kesehatan pada perangkat pintar.

Baca Juga: Samsung Bakal Ciptakan Chip Storage 1TB untuk Smartphone