Baca Juga: Vivo Siapkan Ponsel dengan Sensor Sidik Jari di Seluruh Layar
Microsoft menyatakan kekalahan di pasar ponsel pada Oktober 2016 ketika VP global sistem operasi Joe Belfore mengatakan Windows Mobile tidak akan lagi menerima pembaruan selain dari pembaruan keamanan dan perbaikan bug. Vendor perangkat keras telah lama kehilangan minat pada platform dan Microsoft juga berhenti membuat ponsel yang menjalankan OS tersebut.
"Kami akan terus mendukung platform, perbaikan bug, pembaruan keamanan, dll. Tapi membangun fitur baru bukanlah fokusnya. Banyak perusahaan yang masih menerapkan kepada karyawan mereka dan kami akan mendukung mereka!" kata Balfore kala itu.
Pengguna Windows 10 Mobile yang tersisa masih dapat menggunakan perangkat mereka dan beberapa fitur seperti cadangan perangkat untuk pengaturan dan beberapa aplikasi masih akan didukung selama tiga bulan setelah tanggal akhir dukungan.
Microsoft tidak pernah berhasil mendapatkan pijakan di pasar ponsel dengan pangsa pasar turun menjadi kurang dari 0,1 persen pada awal 2017. Perusahaan telah berkomitmen untuk memastikan aplikasi yang ada dioptimalkan untuk platform saingan dari Google dan Apple.
(Ahmad Luthfi)