JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana untuk mengatasi penyebaran barang gelap (black market) di pasar Indonesia. Langkah Kominfo tersebut semakin matang dengan peraturan mengenai nomor IMEI pada akhir 2018.
Menanggapi hal ini, salah satu brand asal China, Honor melalui Presiden Honor Indonesia, James Yang mengungkapkan jika pihaknya akan mendukung hal tersebut. Pasalnya, dia mengungkapkan jika selama ini Honor tak pernah menjual produknya secara black market.
"Saat mulai di awal pun kita tidak ada produk black market. Karena kita selalu menjaga dan mengendalikan keluarnya produk kami," kata James setelah peluncuran ponsel Honor 8X, di Senayan Hall, pada 6 November 2018.
Dia menambahkan, "Honor menjaga manfaat untuk semua partner dan sampai sekarang honor Indonesia hanya menjual produk resmi dan tidak ada black market di pasaran".
