JAKARTA - Trend mobil listrik yang banyak dikembangkan produsen automotif dunia, juga terasa di Indonesia. Khususnya di tingkat dunia pendidikan, dimana banyak perguruan tinggi seperti ITS telah melakukan pengembangan mobil listrik karya anak bangsa.
Namun pengembangan mobil listrik anak bangsa ini tentu tak lepas dari berbagai pembenahan untuk memaksimalkan fungsi sebuah kendaraan. Bahkan menurut Reza Akbat Muhammad yang telah melakukan evaluasi fungsionalitas sebuah ruang kemudi pada mobil listrik Ezzy, belum maksimal.

Ia mengungkap ruang kabin merupakan salah satu bagian paling penting bagi pengemudi untuk mengontrol dan mengendalikan mobil. Sehingga kabin harus memiliki penunjang luas serta posisi fitur fungsionalitas yang mudah dikontrol pengemudi.
“Ruang kemudi harus dirancang agar pengendara dapat mengatur eye-off road timing pola dan frekuensi mengemudi,” ujarnya