"Jika pembicaraan perdagangan menumpuk tekanan pada ekspor mobil Jepang, kami perlu mempertimbangkan langkah-langkah untuk mendukung industri otomotif," kata seorang pejabat partai berkuasa di Jepang seperti dilansir dari Carscops, Selasa (18/9/2018).
Masih harus dilihat berapa banyak pemerintah yang harus dibelanjakan untuk memberi kompensasi kepada produsen lokal, tetapi itu tidak akan murah.
Administrasi Trump telah mengancam untuk memukul kendaraan Jepang dengan tarif 25 persen pada mobil dan suku cadang mobil. Produsen mobil lokal takut akan efek yang merugikan jika tarif ini dikenakan.
Untuk itu Pemerintah Jepang akan menjelaskan kondisi sebenarnya mengenai pasar automotif ke Donald Trump. Rencananya pekan depan Perdana Menteri Shinzo Abe akan bertemu dengan Trump di Washington.
