Baca juga: Tak Diperkuat Snapdragon, Ini Alasan Xiaomi Redmi 6 Pakai Chip MediaTek
Perusahaan konstruksi Jepang Obayashi, yang berkolaborasi dengan proyek Universitas Shizuoka ini sedang mencari cara lain untuk membangun elevator ruang tersendiri untuk turis di ruang angkasa pada 2050.

Baca juga: Hadapi Black Market, Xiaomi Akan Ambil Langkah Tegas
Perusahaan mengatakan menggunakan teknologi carbon nanotube yang lebih kuat, 20 kali lebih kuat dari baja, untuk membangun poros 96.000 kilometer atau sekira 60.000 mil di atas Bumi.
(Ahmad Luthfi)