CEO Huawei Australia, George Huang menambahkan jika posisi Huawei sebagai raksasa teknologi China akan mematuhi hukum negara tempat mereka beroperasi, serta menyangkal bahwa konflik antara kedua negara (Autralia-China) kemungkinan akan muncul.
"Jelas kami akan mematuhi hukum dan peraturan di Australia. Di China, kami juga mematuhi hukum China, tetapi tanpa konflik dengan kewajiban hukum di negara lain. Kami tidak pernah melihat ada konflik. Saya juga tidak berpikir ada hukum di negara mana pun yang bertentangan dengan hukum di negara lain," kata Huang.

Baca Juga: Vivo Seri V11 Pro Bakal Hadir di Indonesia
(Ahmad Luthfi)