Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dilarang Terlibat dalam 5G di Australia, Huawei: Ini Keputusan yang Mengecewakan

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Kamis, 23 Agustus 2018 |11:36 WIB
Dilarang Terlibat dalam 5G di Australia, Huawei: Ini Keputusan yang Mengecewakan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Huawei mengungkapkan rasa kecewanya setelah mendengar kabar bahwa pemerintah Australia melarang pasokan 5G dari ponsel produk China. Kabarnya, pemerintah Australia tidak mengizinkan karena alasan keamanan nasional. Mereka khawatir jika ada campur tangan pemerintah asing dalam infrastruktur komunikasi kritis.

"Kami telah diberitahu oleh pemerintah Australia, bahwa Huawei dan ZTE telah dilarang memberikan teknologi 5G ke Australia. Ini adalah keputusan yang sangat mengecewakan bagi konsumen," kata Anggota dewan Huawei Australia John Brumby, seperti dilansir dari laman ZDNet, Kamis (23/8/2018).

Dia menambahkan, "Huawei adalah pemimpin dunia dalam 5G, dan telah mengirim teknologi nirkabel dengan aman di Australia selama hampir 15 tahun".

Brumby kemudian menjelaskan, jika keputusan pemerintah Australia tersebut juga akan merugikan beberapa pihak, mulai dari konsumen, mitra, hingga beberapa operator seluler. Meskipun demikian, dia mengakui jika memang pada akhirnya itu akan menjadi keputusan untuk pemerintah.

5G

Baca Juga: Mi Mix Influx Jadi Generasi Baru Ponsel Xiaomi?

"Kami telah bekerja erat dengan agensi dan departemen, perdana menteri telah menjelaskan bahwa akan ada proses yang terbuka dan transparan dan kami berpartisipasi dalam hal itu," imbuh dia.

CEO Huawei Australia, George Huang menambahkan jika posisi Huawei sebagai raksasa teknologi China akan mematuhi hukum negara tempat mereka beroperasi, serta menyangkal bahwa konflik antara kedua negara (Autralia-China) kemungkinan akan muncul.

"Jelas kami akan mematuhi hukum dan peraturan di Australia. Di China, kami juga mematuhi hukum China, tetapi tanpa konflik dengan kewajiban hukum di negara lain. Kami tidak pernah melihat ada konflik. Saya juga tidak berpikir ada hukum di negara mana pun yang bertentangan dengan hukum di negara lain," kata Huang.

Huawei

Baca Juga: Vivo Seri V11 Pro Bakal Hadir di Indonesia

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement