JAKARTA - Pergantian waktu siang dan malam secara kasat mata memang menjadi penentu bagi manusia dari perubahan waktu siang dan malam. Namun menurut Alquran Matahari dan Bulan telah dijadikan sebagai standar perhitungan waktu hari, bulan dan tahun bagi manusia.
Penelitian astronomis juga telah membuktikan bahwa bulan berputar mengelilingi bumi sekali dalam sebulan. Bulan juga diketahui berputar pada porosnya dalam masa yang sama dengan masa revolusinya tersebut.
Hal itulah yang terkadang membuat manusia hanya bisa melihat satu sisi permukaan bulan saja. Bulan pada dasarnya mengelilingi dan berotasi pada porosnya pada satu waktu dan masa yang sama yakni 29 hari 8 jam. Artinya manusia pada lokasi tertentu di bumi selama hidupnya hanya akan melihat purnama pada satu sisi saja dan ia tidak akan pernah melihat sisi bulan yang lain.
Berikut beberapa ayat Alquran yang menjelaskan bulan dan matahari sebagai penanda waktu bagi manusia.