Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Facebook: Total Kebocoran Data di Cambridge Analictica Capai 87 Juta Pengguna

Nur Chandra Laksana , Jurnalis-Kamis, 05 April 2018 |11:19 WIB
Facebook: Total Kebocoran Data di Cambridge Analictica Capai 87 Juta Pengguna
Logo Facebook (sumber :pexels.com)
A
A
A

JAKARTA - Facebook baru-baru ini menemukan fakta baru terhadap kasus kebocoran data yang terjadi di platfom media sosial mereka. Ternyata, jumlah data yang telah diambil oleh Cambridge Analictica melebihi apa yang mereka perkirakan saat ini, yakni sekira 50 juta pengguna.

Dalam sebuah pernyataan resmi, CTO Facebook Mike Schroepfer mengungkapkan jika data yang telah dibobol mencapai 87 juta pengguna. Sebagian besar dari korbannya datang dari Amerika, dan sisanya datang dari beberapa negara lain.

Berbagai upaya kini tengah dilakukan oleh Facebook guna meningkatkan keamanan dan mengembalikan kepercayaan pengguna, seperti mempermudah pengguna mengakses pengaturan privasi. Sayangnya, hal tersebut tidaklah cukup.

Baca Juga : Facebook Minta Maaf soal Simpan Video Pengguna yang Tidak Diunggah

Kini, mereka mencoba untuk membatasi akses dengan cara berbeda. Salah satunya adalah menghapus log percakapan yang sudah berusia satu tahun atau lebih.

"Kami telah meninjau fitur ini untuk mengonfirmasi bahwa Facebook tidak mengumpulkan konten pesan dan akan menghapus semua log yang lebih lama dari satu tahun," ujar Schroepfer seperti dikutip dari laman Engadget, Kamis (5/4/2018).

Selain itu, media sosial besutan Mark Zuckerberg tersebut juga akan menonaktifkan kemampuan mencari pengguna menggunakan alamat email atau nomer telepon. Hal ini dilakukan untuk mengurangi pencarian informasi menggunakan kedua data terebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement