JAKARTA - Dalam era digital ini, pertumbuhan data terus meningkat baik di rumah maupun di perusahaan. Mulai dari individu mengambil foto hingga pelaku bisnis yang menyimpan informasi pelanggan dan perusahaan, bahkan pemerintah yang melakukan implementasi smart city.
Melalui keterangan resmi kepada Okezone, Western Digital mengingatkan pengguna pentingnya melakukan backup data agar data pengguna tidak hilang. Seruan ini jelang World Backup Day yang ditetapkan pada 31 Maret.
Western Digital melakukan survei, terungkap hampir satu dari dua orang (45%) mengaku belum memiliki rencana backup untuk menyimpan data-data digital. Lalu, 31% responden mengatakan tidak pernah mem-backup data sama sekali.
Jika sewaktu-waktu gadget rusak, hilang, atau dicuri maka semua memori berharga atau pun dokumen kantor yang telah dikerjakan berminggu-minggu akan hilang dalam sekejap.
Perusahaan berbagi tips guna membantu mem-backup data dengan lebih mudah. Untuk kebutuhan sehari-hari pengguna bisa menggunakan kapasitas memori hingga 4TB. Sementara itu, seorang fotografer atau vlogger dapat mengandalkan kapasitas yang lebih besar, yakni media penyimpanan berkapasitas 8TB.
Baca juga: Western Digital Gelontorkan Rp241 Triliun Demi Bisnis Chip Toshiba, Benarkah?
Western Digital merupakan penyedia teknologi dan solusi penyimpanan yang memampukan orang untuk menciptakan, memanfaatkan, mengalami dan menyimpan data. Perusahaan berusaha menjawab berbagai kebutuhan pasar yang terus berubah dengan menyediakan solusi-solusi penyimpanan canggih.
Baca juga: Western Digital dan Toshiba Rebutan Jual Bisnis Chipset untuk Tutup Kerugian Perusahaan
Perangkat yang dipasarkan dengan merek HGST, SanDisk dan WD ke OEM, distributor, reseller, penyedia infrastruktur cloud dan konsumen.
(Ahmad Luthfi)