Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Sepatu Hak Tinggi Sejak Zaman Yunani Kuno

Azizah Fitria Nur Chandani , Jurnalis-Rabu, 14 Maret 2018 |13:45 WIB
Sejarah Sepatu Hak Tinggi Sejak Zaman Yunani Kuno
(Foto: Bustle)
A
A
A

JAKARTA - Sepatu dengan hak tinggi ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang sejak ribuan tahun lalu. Bahkan, hak tinggi awalnya tidak ditujukan untuk wanita melainkan untuk laki-laki. Wanita ternyata pengguna akhir dari fashion yang menyiksa jari-jari kaki ini.

Dilansir dari Bustle, gagasan mengenai sepatu hak tinggi sebenarnya sudah sangat kuno, salah satu alas kaki pertama yang terlacak adalah milik aktor di Yunani Kuno, dikenal sebagai kothorni. Sepatu tersebut rata dengan dasar kayu atau gabus setebal empat inci.

Dalam suatu drama dan komedi Yunani, ternyata semakin tinggi tumit, maka semakin tinggi juga karakternya. Ada juga sekira 3.500 SM orang-orang Yunani dan Mesir menggunakan sepatu hak tinggi untuk tujuan yang pasti seperti upacara keagamaan, orang-orang Yunani Kuno menganggap semakin tinggi tumitnya, maka semakin dekat dengan dewa-dewa.

Baca juga: Daftar Penemu Paling Berpengaruh di Dunia, Siapa Saja?

Pada abad pertengahan, seorang bangsawan kerajaan Persia mengenakan sepatu hak tinggi untuk berkuda, bahkan dengan warna-warna cerah. Bangsawan Eropa merasa senang ketika melihat raja Persia, Shah Abad datang mengunjungi istana Eropa dengan sepatu hak tinggi yang indah sehingga menjadi mode.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement