Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hujan Terbentuk dari Uap Air Laut, Mengapa Tak Terasa Asin?

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Kamis, 22 Februari 2018 |06:01 WIB
Hujan Terbentuk dari Uap Air Laut, Mengapa Tak Terasa Asin?
(Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Fenomena hujan yang turun ke Bumi diketahui melalui proses penguapan air yang berasal dari Bumi, salah satunya lautan atau samudra. Uap air ini kemudian naik dan menebal, hingga turun air hujan.

Seperti diketahui, air laut terasa asin dan uapnya terangkat ke langit sebagai bagian dari proses terbentuknya hujan. Mengapa air hujan tidak terasa asin?

Buku “Sains dalam Alquran” yang ditulis Nadiah Thayyarah mengungkapkan, hal-hal yang perlu diperhatikan ialah bahwa muncul zat asam walau terbentuk dalam ukuran yang kecil. Akan tetapi, rahmat Allah menakdirkan zat asam ini terbentuk dalam jumlah kecil dan tidak banyak serta tidak mengganggu kesehatan manusia.

Buku ‘Tafsir Ilmi dengan tema Air dalam perspektif Alquran dan Sains’ juga menjelaskan, ketika menguap, molekul air terbang meninggalkan bahan-bahan terlarutnya. Walaupun di antara bahan terlarut tersebut terdapat gas (misalnya Co2, Nox, atau metan) atau zat yang juga dapat berubah fasa menjadi gas (misalnya khlor), penguapan akan memisahkan air dari pengotornya.

Baca juga: Masya Allah, Awan Jenis Ini yang Hasilkan Hujan dalam Penjelasan Alquran dan Sains

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement