Bintang-bintang seperti perapian raksasa di alam semesta dengan serangkaian reaksi nuklir di dalamnya atau yang dikenal sebagai 'fusi nuklir'. Di sanalah semua elemen yang diperlukan untuk kehidupan di Bumi dan langit diciptakan.
Selain gravitasi yang menghubungkan bintang-bintang, ada sejumlah kekuatan yang menahan isi di dalam setiap benda angkasa, baik di langit maupun di Bumi. Manusia hanya mengetahui energi nuklir, listrik, dan elektromagnetik. Ada pula kekuatan lain di luar ketiga kekuatan itu.
Keempat kekuatan tersebut saling mengikat bagian-bagian dari alam semesta secara bersama-sama. Mengingat gravitasi bintang-bintang sangat besar, mereka mendominasi semua planet, planetoid, satelit, komet, dan benda langit lainnya.
Bintang-bintang itu dihubungkan melalui sebuah gravitasi yang membentuk unit lebih besar dari semesta dan semua terhubung satu sama lain. Oleh karena itu, kehancuran sistem bintang berarti kehancuran alam semesta.
Rasulullah bersabda, "Bintang-bintang itu adalah para penjaga langit, apabila bintang itu lenyap, maka terjadilah pada langit itu apa yang telah dijanjikan. Aku adalah penjaga para sahabatku, bila aku tiada maka akan menimpa mereka apa yang telah dijanjikan. Dan para sahabatku adalah para penjaga umatku, apabila para sahabatku telah tiada maka akan menimpa umatku apa yang telah dijanjikan," HR Muslim.
(Kemas Irawan Nurrachman)