Valuasi Shazam sendiri mulanya mencapai USD1 miliar pada putaran pendanaan terakhir. Namun perusahaan itu mengalami kesulitan mencari model bisnis yang layak sehingga hanya menghasilkan pendapatan USD54 juta pada 2016.
Meski pendapatannya rendah, Shazam dapat membantu Apple untuk beberapa hal. Utamanya, Shazam dapat membantu meningkatkan pengalaman layanan Apple Music.
Tak hanya itu, Shazam juga akan membantu Apple Music bersaing dengan Spotify. Disisi lain Shazam dan pengenal suaranya yang terintegrasi dengan Siri bisa mendapatkan intergrasi yang lebih lanjut misalnya dengan iOS seperti yang telah dilakukan Google pada fitur pengenal lagu di Pixel.
Hal lain yang membuat Apple pada Shazam adalah kepemilikan teknologi pengenal visual dan platform AR yang pada akhirnya dapat membantu perusahaan mengembangkan fitur sejenis Google Lens dan memperbaiki ARKit-nya.
Kesepakatan antara Apple dan Shazam akan ditutup dalam beberapa minggu kedepan sembari menyusun berbagai peraturan. Demikian seperti dilansir The Verge, Selasa (12/12/2017). (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)