Dia bekerja dengan Chris Hadfield, sebelum, selama dan setelah lima bulan bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional mulai Desember 2012 sampai Mei 2013.
"Paparan radiasi di luar orbit rendah Bumi bahkan lebih tinggi. Itu akan berada di urutan 1.000 kali lebih tinggi," lanjutnya.
Sedangkan, tak ada astronot yang tinggal di luar stasiun antariksa telah melaporkan dirinya memiliki kanker, mungkin masih terlalu dini untuk diceritakan.
"Ini mungkin sesuatu yang muncul 10 sampai 15 tahun pada waktunya, begitu kita memiliki sedikit waktu di belakang misi dan astronot telah tumbuh sedikit lebih tua," ujar Kuyumjian.
Kini, NASA sedang mencari cara untuk menciptakan perisai yang lebih baik untuk menghalangi radiasi ke tubuh para astronot, namun sejauh ini belum ada perkembangan yang signifikan.
Sementara, ahli bedah ruang angkasa dan badan antariksa sangat sadar akan tantangan psikologis yang dihadapi di sana, itu hanya dengan rata-rata masa enam bulan di stasiun ruang angkasa. Jika manusia pergi ke Mars, kemungkinan besar mereka akan jauh dari orang yang dicintai hampir dua tahun.