Advertisement
Advertisement

Bagian yang Hilang di Alam Semesta Akhirnya Ditemukan, Ini Ternyata!

Riani Angel Agustine , Jurnalis-Jum'at, 13 Oktober 2017 |03:03 WIB
Bagian yang Hilang di Alam Semesta Akhirnya Ditemukan, Ini Ternyata!
(Foto: ESA)
A
A
A

Dengan menggunakan peta alam semesta 3D yang diciptakan oleh Sloane Sky Digital Survey, kedua tim memilih galaksi yang kemungkinan akan dihubungkan oleh filamen. Mereka kemudian menggabungkan gambar Planck untuk area di sekitar galaksi masing-masing agar untai telanjang mereka dapat diamati.

Baron adalah partikel subatomik yang terdiri dari tiga partikel kecil yang disebut quark, yang merupakan blok bangunan fundamental dari sebagian besar materi alam semesta. Para periset mengemukakan bahwa untaian telanjang yang mereka amati mengisi kekosongan dalam prediksi manusia tentang materi reguler alam semesta.

Tim Edinburgh mengumpulkan lebih dari satu juta pasang galaksi untuk studi mereka, sementara tim Prancis mengumpulkan data sebanyak 260.000 pasang. Yang terakhir, yang dipimpin oleh ahli hidrofobik Dr Hideki Tanimura, menemukan bahwa hubungan gas tiga kali lebih padat daripada rata-rata untuk materi normal di alam semesta.

Tim Skotlandia menemukan untaiannya enam kali lebih padat - konfirmasi bahwa mereka cukup padat untuk membentuk filamen di antara galaksi. "Kami mengharapkan beberapa perbedaan karena kami melihat filamen pada jarak yang berbeda," ungkap Dr Tanimura.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement