BERLIN - Mercedes Benz baru-baru ini mengungkapkan strategi pasar dalam lima tahun ke depan. Salah satunya, perusahaan memiliki rencana untuk menghadirkan setidaknya 10 kendaraan listrik sampai 2022.
Kendaraan-kendaraan yang dihadirkan tidak semuanya full electric, ada juga yang masih mengandalkan mesin konvensional yang dipadukan dengan motor listrik atau hybrid.
Untuk mobil full electric pertama yang akan diluncurkan adalah versi produksi dari Mercedes Benz EQC. Dijadwalkan, mobil jenis sport utility vehicle (SUV) itu akan tiba pada 2019. Perusahaan juga berencana memperkenlkan hatchback konsep EQA yang sudah dilengkapi dengan sepasang motor listrik dengan kemampuan mengeluarkan tenaga sebesar 268 hp dan torsi puncak 500 nm.
(Baca juga: Mercedes Benz Akan Luncurkan 10 Mobil Listrik hingga 2022)
Pabrikan asal Jerman itu juga akan menghadirkan mobil berbahan bakar hidrogen atau fuel cell. Meskipun masih belum ditentukan jadwal peluncurannya, tapi Mercedes Benz mengklaim bahwa GLC F-Cell akan mulai diproduksi. Model yang pernah ditunjukkan di Frankfurt Motor Show ini memiliki motor listrik yang menghasilkan tenaga 197 hp dan torsi puncak 350 nm dan didukung oleh bahan bakar hidrogen serta baterai lithium ion 9,3 kWh. Daya jangkaunya sekira 437 kilometer dan bila hanya mengandalkan baterai saja bisa melaju sejauh 49 km.