CALIFORNIA - Ilmuwan menemukan bukti deposit hidrotermal dasar laut purba di Mars yang mengidentifikasi area di planet merah yang mungkin menawarkan petunjuk tentang asal usul kehidupan di Bumi.
Dilansir Financialexpress, Minggu (10/8/2017), observasi yang dilakukan NASA Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) melaporkan deposit besar di sebuah lembah, Eridania di Mars bagian selatan.
Cekungan Eridania diyakini memiliki laut sekira 3,7 miliar tahun yang lalu, dengan deposit dasar laut yang mungkin diakibatkan oleh aktivitas hidrotermal bawah air. Deposit ini dibentuk oleh air hangat dari bagian aktif vulkanik kerak Bumi yang memasuki dasar laut besar sejak lama.
"Situs ini memberi kita cerita yang menarik untuk laut yang dalam, berumur panjang dan lingkungan hidrotermal dalam laut," kata Paul Niles dari NASA Space Center, Houston.
Lebih lanjut Paul mengatakan, ini menggugah lingkungan hidrotermal laut dalam di Bumi, mirip dengan lingkungan di mana kehidupan dapat ditemukan. "Kehidupan yang tidak memerlukan atmosfer atau permukaan yang indah, tapi hanya batu, panas dan air," tambahnya.
Para periset dalam laporan yang dipublikasikan di jurnal Nature Communications mengestimasi laut kuno Eridania memiliki sekira 210 ribu km kubik air. Campuran mineral yang diidentifikasi, termasuk serpentin, talek dan karbonat, serta bentuk dan tekstur lapisan batuan dasar yang tebal, menyebabkan pengidentifikasian deposit hidrotermal dasar laut yang mungkin terjadi.
Bukti ini menunjukkan bahwa ini adalah area kerak Mars dengan kerentanan vulkanik yang juga bisa menghasilkan efek lebih awal, saat lautan hadir. "Deposito hidrotermal dalam air tua di cekungan Eridania mewakili kategori baru target astrobiologis di Mars," kata peneliti.
Peneliti menjelaskan, deposit dasar laut Eridania tidak hanya menarik bagi eksplorasi Mars, namun juga merupakan jendela ke awal Bumi. Itu karena bukti awal kehidupan di Bumi berasal dari endapan dasar laut dengan asal dan usia yang sama.
(Ahmad Luthfi)