Advertisement
Advertisement

Waduh! Survei Consumer Reports: 25% Pengguna Surface Alami Masalah di Tahun ke-2

Lely Maulida , Jurnalis-Jum'at, 11 Agustus 2017 |18:31 WIB
Waduh! Survei Consumer Reports: 25% Pengguna Surface Alami Masalah di Tahun ke-2
(Foto: The Verge)
A
A
A

WASHINGTON – Microsoft menolak temuan Consumer Reports yang menyatakan bahwa tablet dan laptop Surface tak dapat diandalkan. Consumer Reports membandingkan Microsoft Surface dengan beberapa perangkat dari berbagai vendor dan hasilnya tak merekomendasikan produk Surface karena tak dapat diandalkan.

Microsoft mengatakan bahwa pihaknya dengan hormat tidak setuju atas temuan Consumer Reports terkait perangkatnya.

Dalam laporan yang mencengangkan, Consumer Reports menyurvei 90.000 pemilik tablet dan laptop, serta menemukan sekira 25% pengguna Surface mengalami masalah pada akhir tahun kedua setelah mereka memilikinya.

Microsoft tak setuju dengan temuan tersebut dan Chief Surface, Panos Panay, yang menyatakan bahwa perusahaan tersebut berada di balik kualitas dan keandalan jajaran perangkat Surface. Dalam sebuah posting-an blog, Panay mengatakan bahwa survei Consumer Reports mengecewakan.

“Kami menghormati Consumer Reports, kami tidak setuju dengan temuan mereka," kata Panay.

“Di tim Surface, kami melacak kualitas secara konstan, menggunakan metrik yang mencakup tingkat kegagalan dan tingkat pengembalian. Keduanya prediksi kami, tingkat kegagalan dan pengembalian 1-2 tahun untuk Surface Pro 4 dan Surface Book secara signifikan lebih rendah dari 25%,” terangnya.

Sementara Panay telah memilih untuk fokus pada Surface Pro 4 dan Surface Book, Consumer Reports sendiri tak sepenuhnya jelas perangkat Surface versi apa yang digunakan menjadi bahan surveinya. Data tersebut berasal dari perangkat yang dibeli antara 2014 dan awal 2017, dan mungkin mencakup perangkat seperti Surface 2 dan Surface Pro 2 yang masih dijual sepanjang 2014.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement