CALIFORNIA - Seorang peneliti, Richard McCourt, PhD dan timnya menemukan Lychnothamnus barbatus, alga hijau besar yang diperkirakan telah mati di Western Hemisphere. Diduga alga hijau tersebut pernah hidup di era dinosaurus.
Dilansir Eurekalert, Selasa (1/8/2017), sampel alga diambil dari 14 danau di Wisconsin dan juga di Minnesota antara 2012 dan 2016. Kolektor mengetahui bahwa mereka belum pernah melihat ini di Amerika Utara.
Satu-satunya informasi ialah Lychnothamnus barbatu berada di sisi barat dari Samudera Atlantik, di mana era fosil zaman Kapur, yakni periode yang sama ketika fosil Tyrannosaurus rex ditemukan.
Baca juga: Wah, Rupanya Dinosaurus Bertaring Ini Tak Dapat Berlari
"Kelangsungan hidup Lychnothamnus barbatus tidak terjadi, secara ekologis menggoncang Bumi, namun ini mengubah pandangan kita tentang flora alga Amerika Utara dan mengilhami kita untuk terus mencari lebih banyak penemuan baru," kata McCourt, kurator asosiasi Botani di Academy of Natural Sciences of Drexel University.