Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Duh, Ini Kisah Jatuh Bangun Telegram hingga Pemblokiran di Indonesia

Moch Prima Fauzi , Jurnalis-Senin, 17 Juli 2017 |12:53 WIB
Duh, Ini Kisah Jatuh Bangun Telegram hingga Pemblokiran di Indonesia
(Foto: Android Headline)
A
A
A

Pada 2015 lalu, Telegram dilaporkan menjadi sarang perkumpulan kelompok teroris ISIS di dunia maya. Menurut penuturan Wikipedia, sejak dibuka pada Oktober di tahun yang sama, ISIS telah sukses menggandakan jumlah pengikutnya menjadi 9.000 akun.

Kelompok tersebut memanfaatkan fitur channel dan menjaring pengikut baru. ISIS juga memanfaatkan channel Telegram untuk memberikan informasi cara merakit bom serta perintah teror lainnya.

Setelah diketahui menjadi sarang perkumpulan para teroris, Telegram akhirnya mengklaim telah memblokir 78 channel publik yang dioperasikan ISIS pada November 2015.

Diblokir di Indonesia

Meski demikian setelah dilakukan pemblokiran oleh pihak Telegram, bukan berarti channel atau saluran baru yang berkaitan dengan aksi teror langsung bersih. Channel tersebut ternyata masih bisa ditemukan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement