Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Duh, Ini Kisah Jatuh Bangun Telegram hingga Pemblokiran di Indonesia

Moch Prima Fauzi , Jurnalis-Senin, 17 Juli 2017 |12:53 WIB
Duh, Ini Kisah Jatuh Bangun Telegram hingga Pemblokiran di Indonesia
(Foto: Android Headline)
A
A
A

Informasi terakhir pada Februari 2016, Telegram telah memiliki pengguna aktif bulanan hingga 100 juta. Setiap harinya terdapat 350.000 pengguna baru yang menggunakan Telegram. Setiap harinya, Telegram mengklaim mampu menangani pengiriman pesan hingga 15 miliar per hari.

Adapun fitur yang dimiliki oleh Telegram ialah pengiriman pesan melalui sambungan internet baik itu berupa teks, foto, audio, video maupun dokumen lainnya hingga 1,5 GB. Selain bisa berkirim pesan secara personal ke pengguna lain, Telegram juga memungkinkan pengguna untuk membuat grup percakapan hingga 5.000 anggota.

Semua percakapan yang dikirim pengguna melalui layanan Telegram akan dienkripsi menggunakan sistem MTProto yang dibuat oleh Nikolai Durov. Meski pesan yang dikirim ditampung dalam server, namun pihak Telegram memastikan bahwa percakapan tersebut tak dapat dilihat oleh orang lain.

Selain itu, Telegram juga memiliki fitur stiker serta channel seperti yang dimiliki BlackBerry Messenger. Channel tersebut dapat digunakan untuk mengirim pesan secara massal dan menampilkan percakapan dari berbagai pengguna. Channel bisa diakses secara umum sehingga setiap orang bisa bergabung ke dalamnya.

Jadi Sarang Teroris

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement