INGGRIS – Para astronom menemukan bintang selain matahari di tata surya ini. Dengan menggunakan Atacama Large Millimeter Array (ALMA) di Northern Chile untuk memotretnya, mereka menghasilkan gambar yang rinci dari Betelgeuse.
Foto beresolusi tinggi ini menunjukkan bahwa suhu bagian dalamnya tidak baik. Fluktuasi suhu pada Betelgeuse ini menyerupai apa yang terjadi pada Matahari. Sebuah kesamaan yang lebih menakjubkan karena perbedaan antara badan surya.
Betelgeuse berukuran 1.400 kali lebih besar, artinya jika berada di pusat tata surya, ujung dari bintang tersebut hampir mencapai Jupiter. Foto penampakan bintang ini juga bisa memberi informasi tentang masa depan bintang raksasa yang terus kehilangan massa secara misterius.
Astronom dan penulis makalah yang menyertai gambar yang belum lama ini diterbitkan di Astronomy & Astrophysics, McDonald dari University of Manchester mengatakan kepada Gizmodo bahwa Betelgeuse akhirnya akan menghasilkan elemen yang berbeda, tergantung apakah akan meledak cepat atau lambat.
Gambar tersebut juga akan memberi lebih banyak petunjuk kapan hal itu bisa terjadi, tetapi juga bagaimana faktor produksi elementer dalam penciptaan alam semesta.
“Kami ingin memahami bagaimana proses produksi elemen bekerja di bintang-bintang yang sudah lama berlalu. Karena bintang-bintang itulah yang memberi tahu kita bagaimana elemen yang kita buat,” ujar McDonald kepada Gizmodo seperti dikutip dari Engadget, Rabu (28/6/2017).
(Kemas Irawan Nurrachman)