Selain itu, TEB-1 Straddling beroperasi sepenuhnya menggunakan listrik. Sumber listriknya adalah baterai yang terdapat di dalam bus. Baterai di-charge di setiap stasiun yang disinggahi. Fasilitas charger-nya terdapat di atap setiap stasiun. Namun, energi yang diterima hanya cukup untuk mengantarkan bus sampai ke stasiun berikutnya. Hal ini karena keterbatasan daya tampung baterai. Jika baterai bermasalah di jalan, bisa ditebak, bus akan mogok.
Selain untuk menggerakkan roda, energi listrik juga banyak tersedot untuk pengoperasian pendingin atau AC. (san)
(Anton Suhartono)