Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini yang Bikin Honda Scoopy Inden

Anton Suhartono , Jurnalis-Selasa, 20 Juni 2017 |17:31 WIB
Ini yang <i>Bikin</i> Honda Scoopy Inden
Honda all new Scoopy (Foto: Santo/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Honda Scoopy terbaru menjadi bintang di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2017. Selama sepekan pameran, penjualannya mengalahkan skuter matik (skutik) BeAT yang selama ini selalu mendominasi.

Honda Scoopy mendominasi penjualan yakni antara 35-40 persen dari total keseluruhan. Disusul kemudian dengan BeAT. Lalu, apa yang menyebabkan skutik stylish ini tiba-tiba mendominasi?

Head of Marketing Wahana Makmur Sejati (WMS), Ario, mengatakan, keterbatasan produksi bisa menjadi penyebab utamanya. Hal ini dikarenakan Scoopy tidak diproduksi dalam jumlah besar mengingat pasarnya yang tidak besar.

"Produksinya terbatas, karena memang demand-nya tinggi. Sekarang produk ini acceptance-nya sangat baik. Dari dulu, dari pertama, produksi Scoopy kan memang tidak pernah banyak. Karena marketnya tidak besar, segitu-segitu saja. Kalau (produksi) diperbanyak nanti demand-nya semu," terangnya.

Ia menambahkan, penjualan Scoopy di Jakarta dan Tangerang stabil di angka 2.000 unit per bulan. Dengan adanya produk baru, permintaannya naik menjadi 2.500-3.000 unit. Sementara pasokannya hanya 2.000-2.500 unit.

"Seperti di Jakarta (penjualan) dulu dari cuma 2.000-an sekarang bisa lebih 3.000 unit per bulan. Itu pun pencapain (pasokan) sekarang baru 2.000-2.500. Makanya indennya masih jalan terus," cetusnya.

Meski demikian, lanjut dia, di sisi lain hal ini menimbulkan dampak positif bagi Scoopy itu sendiri. Jika skutik dengan desain yang khas itu mudah didapat, maka image-nya bisa saja turun.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement