Blackberry hadir dengan membawa keyboard Qwerty dan juga navigasi trackball. Namun navigasi trackball ini mudah sekali “error” dikarenakan mudahnya debu masuk ke dalam trackball sehingga trackball menjadi kotor dan sulit digunakan.
Blackberry melakukan perubahan dengan menghadirkan navigasi trackpad seperti yang ada pada laptop namun berukuran lebih kecil. Namun inovasi ini tidak berlangsung lama hingga layar sentuh menggantikan tugasnya hingga kini.
Built-in Projector
Beberapa smartphone lawas saat itu hadir dengan membawa fitur Built-in Projector untuk mendukung kebutuhan presentasi penggunanya. Smartphone tersebut dapat membuat penggunanya tidak perlu menggunakan proyektor karena dapat langsung menampilkan “bahan” presentasi mereka langsung via smartphone.
Namun fitur ini sudah tidak dihadirkan pada smartphone baru-baru ini karena dirasa tidak lagi digunakan oleh banyak pengguna smartphone.
(Ahmad Luthfi)