NEW YORK – Pemerintah Amerika Serikat melalui lembaga keselamatan dan keamanan jalan raya (NHTSA) baru-baru ini mengungkap masalah lama yang kembali muncul dari produk mobil milik Fiat Chrysler Group.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1,1 juta kendaraan Fiat Chrysler terindikasi mengalami kerusakan sistem kontrol rotary electronic yakni perangkat yang menjadi otak dari gear box transmisi. Demikian seperti dikutip dari Reuters, Rabu (21/12/2016).
NHTSA pun mengeluarkan perintah recall untuk beberapa kendaraan model pikap dan SUV Fiat Chrysler. Hal itu dilakukan terutama setelah beberapa pemilik mengeluhkan mobilnya sering jalan sendiri dalam kondisi terparkir.
NHTSA merilis model pikap RAM 1500 dan SUV Dodge Durango, kendaraan yang terkena dampak recall merupakan produksi 2014–2016. Tidak diketahui pasti berapa perbandingan banyak kedua mobil itu dari 1,1 juta kendaraan yang akan di-recall.
Masalah ini bukan pertama kalinya dialami Fiat Chrysler. Pada April 2016, produsen mobil AS tersebut juga melakukan penarikan kembali 1,1 juta SUV-nya akibat masalah sama.
Sebelumnya pada Juni 2016, aktor film ‘Star Trek’ yakni Anton Yelchin tewas tertabrak mobil sendiri, Jeep Grand Cherooke. Pria asli Rusia berusia 27 tersebut tertabrak mobilnya yang mundur secara tiba-tiba.
(Anton Suhartono)