Dengan menyetel AC pada kapasitas maksimum maka akan membuat kerja mesin menjadi lebih berat. Akibatnya, konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros dibandingkan dengan menyalakan AC di suhu minimum karena kondisi kabinnya sudah sejuk.
"Dengan kabin yang lebih sejuk, pemilik akan set AC dengan angka suhu yang normal. Ketika kabin sudah terjaga suhunya, maka kompresor AC tidak perlu bekerja keras. Tapi ketika suhu kabin panas, kompresor bekerja terus, itu yang bikin bahan bakar boros," jelasnya.
Andre menambahkan, dengan memasang kaca film yang menolak panas dengan baik maka pemilik mobil tidak perlu risau kabin terasa panas AC. "Itu yang bikin kaca film bagus hemat bahan bakar, korelasinya lebih ke arah situ. Bukan berarti hanya dengan pasang kaca film lebih irit (BBM), customer juga harus jelas," pungkas dia.
(Dian AF)