JAKARTA - Mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung yang tergabung dalam Tim Bumi Siliwangi mengunjungi markas Ferrari di Maranello, Italia. Kedatangan mereka ke sana tidak hanya sekadar berkunjung saja tapi menguji langsung mobil listrik terbarunya yang diberi nama Turangga Cheta Ev4.
Mobil karya mahasiswa UPI Bandung yang memiliki bobot 80 kilogram (kg) ini melintas dengan baik di sirkuit milik Ferrari, Fiorano Circuit, pada Rabu 7 Desember 2016. Mobil ini sanggup meluncur dengan kecepatan 60 atau 70 km/jam.
Ramdhani, pengemudi Tim Bumi Siliwangi Team 4, menjadi orang Indonesia pertama yang menguji coba track Fiorano Circuit dengan menggunakan mobil hasil karya timnya.
“Dapat mengendarai Turangga Cheta Ev4 langsung di sirkuit balap uji coba milik Ferrari yang permukaannya kasar sangat menantang kreativitas saya untuk bisa mencapai efisiensi yang maksimal. Ini berbeda dengan lintasan jalan raya Luneta Park, Filipina, yang cenderung lurus dan nyaris tanpa tikungan. Demikian juga dengan lintasan Queen Elizabeth Olympic Park, London, yang memiliki tanjakan terjal yang berbeda dengan lintasan Fiorano Circuit. Mengemudi di tiga lintasan yang berbeda akan menjadi pengalaman yang berharga bagi tim kami untuk dapat membuat mobil yang lebih inovatif dan efisien di masa mendatang,” ungkapnya.
Lebih jauh Ramdhani mengatakan, “Selama kurang dari seminggu bersama Scuderia Ferrari menjadi hal yang tak akan terlupakan bagi kami. Sebagai calon insinyur, pelajaran dan nasehat yang diberikan dari beberapa insinyur terbaik dunia bagaikan mimpi yang menjadi kenyataan."
Mattia Binotto, Chief Technical Officer Scuderia Ferrari, mengungkapkan “Para mahasiswa dari tim Bumi Siliwangi telah menghabiskan waktu selama seminggu bekerja bersama kami melalui berbagai workshop di Museo Ferrari dan belajar lebih banyak mengenai bagaimana cara kami bekerja sebagai sebuah tim dalam rangka meningkatkan kendaraan mereka menjelang Shell Eco-marathon Drivers World Championship 2017 mendatang.”
Selain mendapatkan kesempatan untuk melakukan tes di lintasan sirkuit milik Ferrari, tim Bumi Siliwangi juga berkesempatan untuk berdialog langsung dengan tim teknis Scuderia Ferrari, divisi mobil balap Ferrari khusus untuk balapan Formula 1. Pada kesempatan itu, tim mengisahkan proses pembuatan mobil baterai elektriknya, mulai dari konsep hingga proses uji coba dan akhirnya berhasil tes di lintasan Fiorano Circuit, Italia.
“Sebuah kebanggaan bagi kami dapat berbagi pengetahuan tentang mobil baru dari tim Bumi Siliwangi yaitu Turangga Cheta Ev4 di hadapan tim teknis dari produsen Ferrari yang telah merajai balapan mobil sekelas Formula 1. Kami dapat belajar banyak mengenai bagaimana menciptakan sebuah mobil yang tak hanya indah dipandang mata, tetapi juga mampu dipacu secepat mungkin dengan bahan bakar yang efisien,” imbuh Amin Sobirin, Manager Tim Bumi Siliwangi Team 4.
Selain tim Bumi Siliwangi, ada empat tim lain yang diundang ke markas Ferrari. Mereka adalah tim Arc Team (Swiss) dan tim H2polit O (Italia), yang memboyong mobil UrbanConcept karyanya yang menggunakan sumber energi ethanol, tim Schluckspecht (Jerman) dengan mobil prototype baterai elektrik serta tim Microjoule La Jaliverie (Prancis) juga dengan mobil protoype bensin. Kelima tim ini mendapatkan tips dan trik langsung dari Marc Genè, Test Driver Scuderia Ferrari sekaligus pemenang Le Mans 24 Hours 2009. (san)
(Dian AF)