Data yang diperoleh oleh SHARAD selama 600 MRO yang melewati Utopia Planitia mengungkap, timbunan antara 39 dan 49 derajat dari utara garis lintang. Sedangkan ketebalan dari lapisannya berkisar 80 hingga 170 meter yang terbuat dari 50 hingga 80% kandungan air es.
Hal itu menandai bahwa volume air yang terdapat di planet merah memiliki kesamaan dengan Lake Superior yang dapat menampung 12.090 kilometer kubik benda cair.
"Timbunan es yang berada di Utopia Planitia tidak hanya merupakan sumber eksplorasi, namun salah satu perubahan iklim yang dapat diakses di Mars," tutur Joey Levy yang merupakan satu tim dengan Jack Holt di Universitas Texas.
"Kami tidak mengetahui kenapa timbunan es memenuhi area tertentu di permukaan Martian dan tidak di wilayah lainnya. Contoh dan penggunaan es dengan misi selanjutnya dapat membantu astronot untuk bertahan sementara kami membuka rahasia zaman es di Martian," imbuhnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)