JAKARTA - Sejak diturunkannya Alquran berabad-abad lalu, manusia belum memahami bagaimana bisa muncul api di dasar laut. Teknologi modern saat ini dapat mengungkap fenomena alam tersebut.
Secara sains, Bumi yang dihuni manusia memiliki lapisan batu bagian luar yang terbagi menjadi beberapa lempengan. Lempengan tersebut terletak di lembah atau dasar samudra.
Lempengan dapat menahan lelehan bebatuan panas. Banyaknya air di lautan juga mampu meredam panas yang memiliki suhu lebih dari 10 ribu celcius.
Peneliti menggunakan kapal selam modern sanggup berada hingga kedalaman 2 mil di bawah laut. Peneliti kemudian menemukan bahwa terdapat lahar di dalam laut dengan suhu mencapai ribuan celcius.
Dijelaskan bahwa pada kedalaman satu mil di bawah laut, lahar letusan gunung api bisa meleleh keluar dan memanas hingga menyemburkan abu-abu vulkanik. Fenomena ini bisa terjadi di seluruh lautan.