Sesungguhnya keistimewaan lailatul qadar tergantung pada pribadi individu masing-masing yang tidak dimiliki oleh pribadi lainnya, sehingga hanya ia pribadi yang bisa merasakan ketenteraman dan suasana tertentu di malam tersebut.
"Lailatul sendiri lebih ke arah personal. Tidak bisa seseorang dikatakan bisa mendapatkan seperti seseorang lainnya, itu sangat personal. Yang jelas di saat seseorang mendapatkan malam lailatul qadar, mungkin ia merasakan sangat senang sekali sehingga merasakan cuaca di langit sangat terang sekali, angin sangat tenang sekali, itu lebih ke arah nuansa hatinya," lanjut Thomas.
Sedangkan untuk hujan meteor sendiri menurut Thomas, peristiwa tersebut hanyalah pada saat Bumi masuk ke gugusan debu-debu antar planet, dan tidak secara tiba-tiba muncul sehingga itu hanya bagian dari interpretasi. Ia juga mengatakan bahwa keistimewaan lailatul qadar bisa didapat akibat akumulasi ibadah dari pribadi seseorang.
(Kemas Irawan Nurrachman)